PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PROYEKTOR TERHADAP MINAT BELAJAR KELAS IV A STKIP PGRI BANGKALAN
A.
Latar
Belakang
Pendidikan didefinisikan sebagai usaha sadar
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses belajar agar peserta
didik secara aktif ikut mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia serta keterampilan
yang dimiliki dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.
Untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan
tersebut
salah satu upaya yang
dilakukan adalah melalui belajar. Proses belajar
bertujuan untuk mengarahkan
perubahan pada diri mahasiswa secara terencana, baik
dalam aspek pengetahuan,
keterampilan maupun sikap. Berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada proses
belajar yang dialami peserta didik,
baik ketika di kampus maupun lingkungan rumahnya (Syah, 2003).
Suatu landasan yang paling meyakinkan demi
keberhasilan suatu proses belajar
adalah minat belajar. Pendidik memiliki peranan
strategis dalam menumbuhkan
minat belajar peserta didiknya melalui berbagai aktivitas
belajar yang didasarkan pada pengalaman dan kemampuan
pendidik kepada siswa secara individual.
Jika seorang peserta didik memiliki rasa ingin belajar,
ia akan cepat mengerti dan
mengingatnya. Apabila ada peserta didik yang tidak
berminat dalam mengikuti
pelajaran, salah satu sebabnya adalah masalah media mengajar yang digunakan
oleh guru atau dosen dalam menyampaikan materi pelajaran
(Hamalik, 2003).
Faktor eksternal yang mempengaruhi hasil
belajar salah satunya yaitu penggunaan
media dalam proses pembelajaran. Seorang pendidik terlebih
dahulu harus mengenal dan memahami karakteristik peserta
didik dengan baik agar dalam
proses belajar mengajar dapat memilih media yang tepat
sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan. Dengan penggunaan media mengajar yang bervariasi, tepat, dan sesuai
dengan isi
dan tujuan pengajaran dapat meningkatkan
minat peserta didik untuk mengikuti proses belajar
mengajar di kelas. Sehingga
tujuan dari proses belajar mengajar pun dapat tercapai
(Ronquillo, 2009).
Menurut Djamarah dan Zain (2006) media
sumber belajar merupakan alat bantu
yang berguna dalam kegiatan belajar mengajar. Alat bantu
dapat mewakili sesuatu
yang tidak dapat disampaikan guru melalui kata-kata.
Keefektifan daya serap
peserta didik terhadap bahan pelajaran yang sulit dan rumit
serta kesulitan peserta
didik memahami konsep dan prinsip tertentu dapat diatasi dengan
penggunaan alat bantu. Bahkan alat bantu diakui
dapat melahirkan umpan balik yang
baik dari peserta didik, dengan memanfaatkan strategi alat
bantu yang dapat menimbulkan
minat belajar peserta didik. Salah
satu
mata kuliah pada semester IV di
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra adalah Sintaksis, yang membahas mengenai satuan
tata bahasa dalam kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana. Pada pokok bahasan tersebut, salah satu kompetensi yang harus
dicapai
oleh mahasiswa adalah mampu memahami kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana
secara luas.
Banyak
dari mahasiswa yang
nilai psikomotornya tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena
mahasiswa mempunyai minat yang
berbeda terhadap materi yang disampaikan sehingga tingkat pemahaman dan penerimaan mahasiswa terhadap
materi tersebut sangat berbeda,
yang berdampak pada hasil belajar yang diperoleh kurang
memuaskan. Melihat fenomena
yang demikian, diperlukan media yang tepat untuk diterapkan pada
pembelajaran mata kuliah Sintaksis. Penggunaan media dalam proses belajar
mengajar memegang peranan penting
dalam proses pendidikan dan mempengaruhi minat belajar
mahasiswa. Apabila minat
belajar mahasiswa tinggi maka prestasi belajar mahasiswa juga tinggi, sebaliknya minat yang rendah akan mempengaruhi
rendahnya prestasi belajar.
Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik
melakukan penelitian dengan judul
“Pengaruh
Penggunaan Media Pembelajaran Proyektor Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah Sintaksis
Mahasiswa Kelas IV A STKIP PGRI BANGKALAN”.
B.
Rumusan
Masalah
- Bagaimana minat belajar mahasiswa kelas IV A terhadap mata kuliah Sintaksis?
- Bagaimana pengaruh penggunaan media pembelajaran proyektor dalam mata kuliah Sintaksis terhadap mahasiswa kelas IV A?
C.
Tujuan
Penelitian
- Untuk mengetahui minat belajar mahasiswa kelas IV A terhadap mata kuliah Sintaksis.
- Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran proyektor dalam mata kuliah Sintaksis terhadap mahasiswa kelas IV A.
D.
Manfaat
Penelitian
1. Manfaat
Teoritis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi bahan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dalam meningkatkan
prestasi belajar siswa dan dapat dijadikan acuan serta bahan pertimbangan bagi
penelitian berikutnya.
2. Manfaat
Praktis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menambah pengetahuan dan dapat memberikan masukan bagi guru atau dosen guna
meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran.
E.
Kajian
Teori
a.
Media
Pembelajaran
Sadiman (2009) menjelaskan bahwa media adalah segala
sesuatu
yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari
pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian,
minat serta perhatian siswa sehingga proses belajar terjadi. Media pendidikan atau media
pembelajaran memiliki beberapa pengertian. Ronquillo (2009) mengemukakan bahwa
media pembelajaran adalah bahan, alat, maupun metode yang digunakan dalam
kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukatif
antara guru dan peserta didik dapat berlangsung secara efektif dan efisien
sesuai dengan tujuan pengajaran yang telah diharapkan.
Media pembelajaran adalah alat atau metodik dan
teknik yang digunakan sebagai perantara komunikasi antara seorang guru dan murid
dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan
siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah (Luca, 2009).
Dari beberapa pengertian tentang media pembelajaran
di atas dapat diambil kesimpulan bahwa media pembelajaran adalah suatu bahan,
alat atau metode yang digunakan sebagai
perantara komunikasi atau interaksi antara guru dan siswa dalam kegiatan belajar
mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.
b.
Peranan
Media dalam Proses Pembelajaran
Hamalik (1994) mengemukakan bahwa peranan penggunaan
media pembelajaran meliputi:
1. Media
dapat mengatasi perbedaan pengalaman pribadi siswa.
2. Media
melampaui batas-batas ruangan kelas.
3. Media
memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara siswa dan lingkungannya.
4. Media
memberikan uniformitas atau kesamaan dalam pengamatan.
5. Media
akan memberikan pengertian atau konsep yang sebenarnya secara realistis dan
teliti.
6. Media
membangkitkan keinginan dan minat-minat yang baru.
7. Media
membangkitkan motivasi dan perangsang kegiatan belajar .
8. Media
pembelajaran akan memberikan pengalaman yang menyeluruh.
Menurut Dale, et al dalam Rohani (1999) media
pembelajaran memberikan sumbangan
terhadap proses pembelajaran sebagai berikut:
1. Memberikan
dasar pengalaman nyata bagi pemikiran dan pengertian abstrak.
2. Mempertinggi
perhatian siswa.
3. Memberikan
realitas sehingga mendorong self activity.
4. Memberikan
hasil belajar yang permanen (tidak mudah dilupakan).
5. Menambah
perbendaharaan bahasa yang benar-benar dipahami (tidak verbalistik).
6. Memberikan
pengalaman yang sukar diperoleh dengan cara lain.
Dengan memperhatikan uraian tentang peranan media
pembelajaran di atas, penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran memegang
peranan yang sangat penting, sehingga sangat dianjurkan untuk selalu
menggunakan media yang cocok, menarik dan bervariasi dalam proses pembelajaran.
c.
Minat
Belajar
Salah satu faktor utama untuk mencapai sukses dalam
segala bidang, baik berupa studi, kerja, hobi atau aktivitas apapun adalah
minat. Hal ini karena dengan tumbuhnya minat dalam diri seseorang akan
melahirkan perhatian untuk melakukan sesuatu dengan tekun dalam jangka waktu
yang lama, lebih berkonsentrasi, mudah mengingat dan tidak mudah bosan dengan
apa yang dipelajari.
Slameto (2009) mengatakan bahwa minat adalah suatu
rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada
yang menyuruh. Definisi secara sederhana lainnya diberikan oleh Syah (2003) yang
mendefinisikan bahwa minat berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi
atau keinginan yang besar terhadap sesuatu.
Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan
individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku, yang baru secara
keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan
lingkungannya (Slameto, 2009). Jika dikaitkan dengan aktivitas belajar, minat
belajar merupakan salah satu alat motivasi atau alasan bagi peserta didik untuk
melakukan aktivitas belajar. Tanpa adanya minat dalam diri peserta didik
terhadap hal yang akan dipelajari, maka peserta didik akan ragu-ragu untuk
belajar sehingga tidak menghasilkan hasil belajar yang optimal atau seperti
yang diharapkan.
Minat belajar adalah aspek psikologi seseorang yang menampakkan
diri dalam beberapa gejala, seperti gairah, keinginan, perasaan suka untuk
melakukan proses perubahan tingkah laku melalui berbagai kegiatan yang meliputi
mencari pengetahuan dan pengalaman (Zanikhan, 2009).
d. Peranan minat belajar
Beberapa peranan minat dalam belajar menurut Arianto
(2008) antara lain:
1. Menciptakan,
menimbulkan konsentrasi atau perhatian dalam belajar.
2. Menimbulkan
kegembiraan atau perasaan senang dalam belajar.
3. Memperkuat
ingatan siswa tentang pelajaran yang telah diberikan guru.
4. Melahirkan
sikap belajar yang positif dan konstruktif.
5. Memperkecil
kebosanan siswa terhadap pelajaran.
- Hipotesis
a.
Verbal :
H0 = Tidak ada pengaruh
penggunaan media pembelajaran proyektor terhadap minat belajar mata kuliah
sintaksis mahasiswa kelas IV A STKIP PGRI BANGKALAN.
H1 = Ada
pengaruh penggunaan media pembelajaran proyektor terhadap minat belajar mata
kuliah sintaksis mahasiswa kelas IV A STKIP PGRI BANGKALAN.
b. Statistik
-
Variabel Bebas (x) dan Variabel Terpengaruh (y).
Variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
X =
Penggunaan media pembelajaran.
Y = Minat
belajar.
XY
=
Pengaruh penggunaan media pembelajaran proyektor
terhadap minat belajar mata kuliah sintaksis mahasiswa kelas IV A STKIP PGRI
BANGKALAN.
H0 = XY =
0
H1 = XY ≠
0
H0 = Tidak ada pengaruh yang signifikan antara
variabel X dan variabel Y.
H1 = Ada pengaruh
yang
signifikan antara variabel X dan variabel Y.
G.
Analisis Data Kuantitatif
Setelah data
terkumpul, langkah selanjutnya yang penulis tempuh adalah menganalisis data
tersebut. Penulis menggunakan teknik korelasi dalam analisis data yang terkumpul.
Korelasi yang diteliti antara variabel pada penelitian ini hanya terdiri dari
dua variabel.
Langkah-langkah
yang penulis lakukan dalam analisa data ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk
angket/kuesioner penggunaan media
pembelajaran diberi nilai antara 2 sampai dengan 10.
2. Untuk minat belajar,
setiap jawaban yang benar diberi nilai 10, jawaban yang mendekati benar diberi
nilai 5, dan yang salah diberi nilai 0.
3. Menghitung
hasil angket /kuesioner penggunaan media pembelajaran yang
dijadikan sampel dengan symbol X,
,
dan XY.
4. Menghitung
hasil nilai minat belajar dengan
menggunakan simbol Y,
,
dan XY.
5. Menjumlahkan
hasil perkalian antara penggunaan media
pembelajaran dengan
minat belajar.
6. Menghubungkan
kedua nilai tersebut dengan menggunakan rumus korelasi product moment, untuk
mengetahui adakah hubungan pada kedua variabel tersebut.
Adapun rumus korelasi product moment yang
digunakan adalah sebagai berikut:
Keterangan:
Pembahasan:
Berikut
ini adalah data yang dikumpulkan dari dua sumber, yakni nilai dari penggunaan media dan
nilai dari minat belajar mahasiswa:
Tabel 1. Hasil Penggunaan Media Pembelajaran
|
NO
|
NAMA
SISWA
|
NOMOR
SOAL
|
JUMLAH SKOR
|
|||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
|||
|
1
|
Wahid
|
9
|
9
|
8
|
6
|
8
|
6
|
10
|
10
|
7
|
9
|
82
|
|
2
|
Sholeh
|
8
|
8
|
7
|
5
|
6
|
5
|
9
|
5
|
10
|
8
|
71
|
|
3
|
Aziz
|
7
|
8
|
5
|
7
|
9
|
10
|
5
|
9
|
8
|
9
|
77
|
|
4
|
Fauzi
|
7
|
8
|
5
|
7
|
5
|
8
|
9
|
10
|
5
|
8
|
72
|
|
5
|
Andri
|
9
|
9
|
8
|
6
|
8
|
6
|
10
|
10
|
7
|
9
|
82
|
|
6
|
Anisa
|
8
|
10
|
8
|
9
|
8
|
9
|
8
|
5
|
6
|
5
|
76
|
|
7
|
Nisak
|
9
|
5
|
3
|
6
|
10
|
10
|
5
|
4
|
8
|
9
|
69
|
|
8
|
Asmat
|
7
|
5
|
8
|
7
|
8
|
5
|
10
|
5
|
9
|
8
|
72
|
|
9
|
Basit
|
5
|
8
|
9
|
5
|
6
|
7
|
9
|
6
|
10
|
5
|
70
|
|
10
|
Ayu
|
9
|
10
|
6
|
3
|
5
|
4
|
7
|
9
|
8
|
5
|
66
|
|
11
|
Diana
|
9
|
10
|
8
|
7
|
5
|
9
|
8
|
6
|
8
|
10
|
80
|
|
12
|
Laily
|
9
|
5
|
9
|
6
|
5
|
9
|
10
|
4
|
3
|
9
|
69
|
|
13
|
Fatim
|
9
|
6
|
10
|
5
|
4
|
7
|
3
|
8
|
5
|
9
|
66
|
|
14
|
Halim
|
7
|
6
|
8
|
9
|
7
|
6
|
5
|
10
|
10
|
5
|
73
|
|
15
|
Feris
|
6
|
8
|
9
|
5
|
4
|
8
|
7
|
9
|
5
|
9
|
70
|
|
16
|
Mas’ud
|
7
|
5
|
8
|
7
|
5
|
8
|
10
|
9
|
8
|
5
|
72
|
|
17
|
Evanda
|
9
|
8
|
6
|
7
|
5
|
3
|
10
|
9
|
9
|
9
|
75
|
|
18
|
Imam
|
9
|
8
|
5
|
7
|
8
|
6
|
5
|
7
|
10
|
6
|
71
|
|
19
|
Indah
|
5
|
9
|
9
|
8
|
7
|
4
|
5
|
8
|
9
|
6
|
70
|
|
20
|
Lisa
|
6
|
5
|
9
|
7
|
8
|
9
|
9
|
9
|
10
|
7
|
79
|
|
JUMLAH
|
1.462
|
|||||||||||
Tabel
2. Hasil Minat Belajar
|
NO
|
NAMA
|
NILAI
|
|
1
|
Wahid
|
80
|
|
2
|
Sholeh
|
75
|
|
3
|
Aziz
|
75
|
|
4
|
Fauzi
|
80
|
|
5
|
Andri
|
70
|
|
6
|
Anisa
|
70
|
|
7
|
Nisak
|
85
|
|
8
|
Asmat
|
75
|
|
9
|
Basit
|
75
|
|
10
|
Ayu
|
80
|
|
11
|
Diana
|
75
|
|
12
|
Laily
|
85
|
|
13
|
Fatim
|
70
|
|
14
|
Halim
|
80
|
|
15
|
Feris
|
75
|
|
16
|
Mas’ud
|
75
|
|
17
|
Evanda
|
75
|
|
18
|
Imam
|
80
|
|
19
|
Indah
|
70
|
|
20
|
Lisa
|
80
|
|
JUMLAH
|
1.530
|
|
Tabel 3. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran
Tehadap Minat Belajar
|
NO
|
NAMA
SISWA
|
NILAI
|
|
|
XY
|
|
|
Penggunaan
Media Pembelajaran (X)
|
Minat
Belajar (Y)
|
|||||
|
1
|
Wahid
|
82
|
80
|
6.724
|
6.400
|
6.560
|
|
2
|
Sholeh
|
71
|
75
|
5.041
|
5.625
|
5.325
|
|
3
|
Aziz
|
77
|
75
|
5.929
|
5.625
|
5.775
|
|
4
|
Fauzi
|
72
|
80
|
5.184
|
6.400
|
5.760
|
|
5
|
Andri
|
82
|
70
|
6.724
|
4.900
|
5.740
|
|
6
|
Anisa
|
76
|
70
|
5.776
|
4.900
|
5.320
|
|
7
|
Nisak
|
69
|
85
|
4.761
|
7.225
|
5.865
|
|
8
|
Asmat
|
72
|
75
|
5.184
|
5.625
|
5.400
|
|
9
|
Basit
|
70
|
75
|
4.900
|
5.625
|
5.250
|
|
10
|
Ayu
|
66
|
80
|
4.356
|
6.400
|
5.280
|
|
11
|
Diana
|
80
|
75
|
6.400
|
5.625
|
6.000
|
|
12
|
Laily
|
69
|
85
|
4.761
|
7.225
|
5.865
|
|
13
|
Fatim
|
66
|
70
|
4.356
|
4.900
|
4.620
|
|
14
|
Halim
|
73
|
80
|
5.329
|
6.400
|
5.840
|
|
15
|
Feris
|
70
|
75
|
4.900
|
5.625
|
5.250
|
|
16
|
Mass’ud
|
72
|
75
|
5.184
|
5.625
|
5.040
|
|
17
|
Evanda
|
75
|
75
|
5.625
|
5.625
|
5.625
|
|
18
|
Imam
|
71
|
80
|
5.041
|
6.400
|
5.680
|
|
19
|
Indah
|
70
|
70
|
4.900
|
4.900
|
4.900
|
|
20
|
Lisa
|
79
|
80
|
6.241
|
6.400
|
6.320
|
|
JUMLAH
|
1.462
|
1.530
|
107.316
|
117.450
|
111.415
|
|
Diketahui:
N = 20
SX = 1.462
SY = 1.530
S
= 107.316
S
= 117.450
XY =
111.415
(
2.137.444
(
= 2.340.900
Dari
hasil penelitian statistik di atas, diketahui bahwa r hitung adalah 1,01,
sedangkan r tabel adalah 0,91 dengan batas signifikasi 5%. Artinya bahwa
nilai r hitung lebih besar daripada nilai r tabel, yakni 1,01
> 0,91.
Dengan
demikian dapat disimpulkan berdasarkan hipotesis yang diajukan bahwa H0
ditolak pada taraf signifikasi 5%. Sedangkan hipotesis alternatif H1
diterima, yang berarti ada pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap
minat belajar mahasiswa.
H.
Simpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan judul “Pengaruh
Penggunaan Media Pembelajaran Proyektor Terhadap Minat Belajar Mata Kuliah
Sintaksis Mahasiswa Kelas IV A STKIP PGRI BANGKALAN, dapat memberikan kesimpulan sebagai berikut:
1.
Hipotesis
yang diajukan bahwa H0 ditolak pada taraf signifikasi 5%.
2.
Hipotesis
alternatif H1 diterima, yang berarti ada
pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap minat belajar mahasiswa.
DAFTAR PUSTAKA
Sudijono,
Anas. 2014. Pengantar Statisstik
Pendidkan. Jakarta: Rajawali Pers.
https://eprints.un.ac.id/16062/1/23147090321208411.pdf oleh ER Dewi - 2012 (28 Juni 2017, pukul
19.05)
http://www.spssstatistik.com/cara-membaca-dan-mencari-r-tabel-product-moment/
(1 Juli 2017, pukul 09.57)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar